Archive for June, 2009

Cara Alami Turunkan Hipertensi

 

KEHIDUPAN kota yang bising, penuh persaingan dan beban pekerjaan yang tinggi membuat seseorang mudah terkena hipertensi. Celakanya, penyakit ini sering mengundang penderitaan lainnya. Misal stroke dan sakit jantung. ‘Tiga bersaudara’ ini seolah trio yang sulit dipisahkan.
Makan berlebihan, life style yang kacau, sering stres, banyak merokok dan minum minuman keras adalah biang penyebab tekanan darah tinggi. Tengkuk biasanya lalu tegang bila bangun pagi, sukar konsentrasi, susah tidur dan sulit buang air besar.
Gejala ini sama dengan penderita stres.
Tekanan darah tinggi bukan monopoli manusia modern, tapi juga sering dialami nenek moyang. Karena itu banyak bahan alami dan racikan ditemukan untuk mengatasi penyakit ini. Bawang putih, buah wuni, belimbing wuluh, belimbing manis, seledri, mentimun, jeruk nipis dan lain-lainnya adalah bahan alami yang sering digunakan orang-orang terdahulu untuk menyembuhkan hipertensi.
Salah satu cara yang pernah dilakukan leluhur adalah dengan mengambil 
seperempat genggam daun meniran, digiling halus, kemudian ditambah setengah gelas air masak lalu diperas. Hasilnya diminum sekaligus. Lakukan cara ini 2-3 kali sehari selama sekitar lima hari maka tekanan darah tinggi akan turun.
Atau ingin dengan merasakan khasiat racikan jamu?
Inilah racikan jamu yang pernah dilakukan nenek moyang. Ambil 20 lembar daun murbei, 8 buah ranti, 1/2 sdt (sendok teh) adas, 1/4 jari pulasari. Seluruh bahan dicuci, dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih, ditambah 3 jari gula aren, biarkan sampai airnya menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum 3 kali sehari. Lakukan cara ini dalam beberapa hari.
Daun murbei dan rand, penurun hipertensi.
KORAN MERAPI Sabtu Legi, 14 Januari 2006
macetcet          KEHIDUPAN kota yang bising, penuh persaingan dan beban pekerjaan yang tinggi membuat seseorang mudah terkena hipertensi. Celakanya, penyakit ini sering mengundang penderitaan lainnya. Misal stroke dan sakit jantung. ‘Tiga bersaudara’ ini seolah trio yang sulit dipisahkan.
Makan berlebihan, life style yang kacau, sering stres, banyak merokok dan minum minuman keras adalah biang penyebab tekanan darah tinggi. Tengkuk biasanya lalu tegang bila bangun pagi, sukar konsentrasi, susah tidur dan sulit buang air besar. Gejala ini sama dengan penderita stres.
          Tekanan darah tinggi bukan monopoli manusia modern, tapi juga sering dialami nenek moyang. Karena itu banyak bahan alami dan racikan ditemukan untuk mengatasi penyakit ini.
Bawang putih, buah wuni, belimbing wuluh, belimbing manis, seledri, mentimun, jeruk nipis dan lain-lainnya adalah bahan alami yang sering digunakan orang-orang terdahulu untuk menyembuhkan hipertensi.
Salah satu cara yang pernah dilakukan leluhur adalah dengan mengambil ;
seperempat genggam daun meniran, digiling halus, kemudian ditambah setengah gelas air masak lalu diperas. Hasilnya diminum sekaligus. Lakukan cara ini 2-3 kali sehari selama sekitar lima hari maka tekanan darah tinggi akan turun.
Atau ingin dengan merasakan khasiat racikan jamu?
Inilah racikan jamu yang pernah dilakukan nenek moyang.
murbei c
Ambil 20 lembar daun murbei, 8 buah ranti, 1/2 sdt (sendok teh) adas, 1/4 jari pulasari. Seluruh bahan dicuci, dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih, ditambah 3 jari gula aren, biarkan sampai airnya menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum 3 kali sehari. Lakukan cara ini dalam beberapa hari.
Sumber : KORAN MERAPI Sabtu Legi, 14 Januari 2006

BATUK

daun-saga-2-w

Daun saga bisa dimakan begitu saja sebagai obat batuk

          Batuk adalah reaksi refleks tubuh kita untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan mengganggu saluran pernapasan. Batuk disebabkan oleh radang atau iritasi pada lapisan lendir saluran pernapasan, alergi, asap rokok atau penyebab lainnya.

Yang bisa Anda lakukan
Kurangi minum es dan makanan yang manis atau pedas, juga goreng-gorengan. Usahakan banyak minum air putih (sedikitnya 10 gelas sehari).
Segenggam daun saga (Abrus precatorius L.) segar dicuci bersih lalu diseduh dengan segelas / secangkir air panas dan diminum seperti teh. Atau, bisa juga dimakan segar.
Bakar jeruk nipis di atas api, lalu belah dan oleskan kapur sirih di atasnya. Peras airnya lalu diminum. Bisa ditambahkan sedikit air putih.
Segenggam bunga belimbing wuluh / 5 buah belimbing wuluh masak direbus dengan 1 gelas air dan tambahkan 1 buah gula batu. Setelah mendidih dan airnya tinggal 1/2 gelas, angkat, saring dan dinginkan. Minum pagi dan sore sampai batuknya reda.
Untuk anak balita yang terkena batuk, bisa dengan menghaluskan 2 siung bawang merah yang telah dicuci bersih. oleskan ke dadanya di bagian atas, juga leher bagian depan. Selanjutnya, biarkan mengering sendiri. Cara ini akan membantu meredakan batuknya.
Komentar Ahli
Bawang merah memang bisa digunakan sebagai obat batuk dan peluruh dahak, disamping sebagai obat penurun panas. Tetapi hanya untuk batuk yang disebabkan oleh “masuk angin”. Bila penyebabnya infeksi tenggorokan, bawang merah saja tidak akan menyembuhkan.
Sumber : Majalah Nirmala
Batuk adalah reaksi refleks tubuh kita untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan mengganggu saluran pernapasan. Batuk disebabkan oleh radang atau iritasi pada lapisan lendir saluran pernapasan, alergi, asap rokok atau penyebab lainnya.
Yang bisa Anda lakukan
• Kurangi minum es dan makanan yang manis atau pedas, juga goreng-gorengan. Usahakan banyak minum air putih (sedikitnya 10 gelas sehari).
• Segenggam daun saga (Abrus precatorius L.) segar dicuci bersih lalu diseduh dengan segelas / secangkir air panas dan diminum seperti teh. Atau, bisa juga dimakan segar.
• Bakar jeruk nipis di atas api, lalu belah dan oleskan kapur sirih di atasnya. Peras airnya lalu diminum. Bisa ditambahkan sedikit air putih.
• Segenggam bunga belimbing wuluh / 5 buah belimbing wuluh masak direbus dengan 1 gelas air dan tambahkan 1 buah gula batu. Setelah mendidih dan airnya tinggal 1/2 gelas, angkat, saring dan dinginkan. Minum pagi dan sore sampai batuknya reda.
Untuk anak balita yang terkena batuk, kami biasa menghaluskan 2 siung bawang merah yang telah dicuci bersih. oleskan ke dadanya di bagian atas, juga leher bagian depan. Selanjutnya, biarkan mengering sendiri. Cara ini akan membantu meredakan batuknya.
Edi Susanto Surakarta
Komentar Ahli
Bawang merah memang bisa digunakan sebagai obat batuk dan peluruh dahak, disamping sebagai obat penurun panas. Tetapi hanya untuk batuk yang disebabkan oleh “masuk angin”. Bila penyebabnya infeksi tenggorokan, bawang merah saja tidak akan menyembuhkan.
Daun saga bisa dimakan begitu saja sebagai obat batuk.


Blog Stats

  • 1,838 hits

 

June 2009
M T W T F S S
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Tags

perfomance


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.